Renungan

Mengikuti Panggilan Tuhan Melalui Sesama

 63 total views,  4 views today

Selasa, 24 Agustus 2021
Santo Bartolomeus Rasul
Why 21:9b-14
Yoh 1:45-51

Perjalanan kehidupan seseorang selalu melibatkan orang lain. Adanya manusia sejak awal selalu mengikutsertakan peran sesama. Ada orang yang mampu meneropong kehadiran sesama dalam perjalanan hidup sebagai sarana kehadiran Tuhan. Tetapi, ada juga orang yang tidak mampu melihat bahwa kehadiran sesama merupakan sarana kehadiran Tuhan. Penglihatan itu menimbulkan dua sikap yang berbeda. Kemampuan melihat kehadiran sesama sebagai sarana kehadiran Tuhan akan membangun sikap rendah hati dan tetap berdaya membangun relasi yang meneguhkan dengan sesama. Sementara orang yang tidak mampu melihat orang lain adalah teman seperjalanan dalam peziarahan hidup akan melahirkan sikap arogan, tidak peduli bahkan bengis dan kejam terhadap sesama.

Injil hari ini mengisahkan panggilan Natanael yang menjadi rasul Tuhan. Filippus bertemu dengan Natanael dan berkata: “Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret.” Filippus mewartakan apa yang dia lihat dan temukan. Saat ini, kehadiran Filippus dapat kita temukan dalam diri orang yang dengan kata dan perbuatannya menunjukkan kesaksian iman, orang yang telah bertemu dengan Tuhan dan Tuhan sendiri yang menggerakkan pelayanannya. Pengabdian guru TK, kesejatian anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang menyuarakan suara rakyat dalam situasi sulit seperti sekarang ini, kegigihan para guru untuk menghubungkan diri dan menularkan ilmu kepada para murid walaupun gaptek, orang tua yang tetap setia dan sabar dalam masa sulit ini serta banyak figur lagi saat ini menghadirkan figur Filippus di tengah-tengah kehidupan saat ini. Ini bukan klaim Gereja A atau B, pun bukan klaim agama A atau agama B. Allah menghadirkan wajah-Nya dalam diri orang-orang yang bertemu dengan-Nya yang melampaui batas-batas kelompok. Perkataan Filippus itu tidak langsung ditelan bulat-bulat oleh Natanael. Ia mengklarifikasi pewartaan Filippus sambil ikut proses dalam perjalanan panggilan mengikuti ajakan: “Marilah dan lihatlah!” Natanael yang kita kenal juga Bartolomeus disebut oleh Yesus sebagai Israel sejati karena menunjukkan dirinya apa adanya hingga kemudian tidak sekadar penonton dalam kehidupan, tetapi ikut terlibat sehingga mengalami pembaruan dan transformasi sebagai murid Tuhan. Pembaruan itu terjadi karena Natanael mau maju melangkah mengikuti Tuhan. Filippus berperan dalam perjalanan panggilan Natanael. Kita dapat menjadi salah satu di antara mereka berdua dalam perjalanan hidup kita. Marilah kita berdoa: “Tuhan, semoga kami mengalami pembaruan terus-menerus karena kami semakin mengenal kehadiran-Mu”

(Pastor Walden Sitanggang, OFMCap)

Leave a Reply