Renungan

Bertumbuh dalam Iman

 62 total views,  2 views today

Renungan Harian : Selasa, 11 Mei 2021, Kis 16:22-34, Yoh 16:5-11

Barangkali pernah kita dengar ungkapan: dekat yang berjarak, berjarak yang dekat. Relasi yang begitu katanya awet. Itu bisa terjadi kalau setiap orang punya penghargaan dan rasa hormat kepada relasinya. Sebaliknya, sikap terlalu protektif membuat relasi akan dangkal dan rentan terhadap konflik. Sikap terlalu protektif memang adalah jerat yang timbul dari sikap kekanak-kanakan. Sikap kekanak-kanakan itu kelihatan wujudnya dalam sikap memiliki yang tidak sehat. Rasa memiliki itu positif. Tetapi kalau rasa itu membuat orang lain tak lagi berkembang maka yang terjadi adalah dominasi sepihak.

Yesus mengajak para murid-Nya untuk bertumbuh dan Dia membiarkan para murid mengalami proses pemurnian iman. Yesus pergi kepada Bapa. Itu adalah cara terbaik Yesus untuk memacu para murid-Nya agar siap menghadapi dunia dengan segala persoalannya. Para murid tidak terus disuap seperti anak-anak yang tidak bisa bergerak sendiri dan tidak tahu apa yang harus diperbuat. Barangkali orang beriman yang telah nyaman hidupnya mudah merasakan pendampingan Tuhan. Sementara itu, orang beriman yang mengalami banyak kesulitan sering tidak mampu melihat bahwa Allah senantiasa menyertai. Yesus berkata: “Jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.” Pesan Yesus ini adalah kekuatan orang beriman. Tuhan selalu menyertai umat-Nya dengan cara-Nya. Bisa jadi orang sulit melihat cara Tuhan mendampingi umat-Nya saat ini. Tetapi, itu bukan alasan untuk mengatakan bahwa Allah meninggalkan umat-Nya. Kita harus berusaha mencari cara pendampingan Tuhan kepada umat-Nya saat ini. Begitulah memang salah satu sikap orang yang mau menumbuhkan imannya.

Marilah kita berdoa: “Tuhan, kami mau bertumbuh dalam Dikau”

(Pastor Walden Sitanggang, OFMCap)

Leave a Reply