Renungan

Tujuan Bertanya

 174 total views,  2 views today

Rabu, 03 Februari 2021 : Ibr 12:4-7.11-15, Mrk 6:1-6

Orang bertanya tujuannya untuk mendapatkan pengetahuan. Tetapi, kalau orang bertanya untuk mencobai orang lain dan akhirnya menjengkal orang lain tujuannya bukan untuk menambah pengetahuan, melainkan mempertontonkan kepicikan dan ketertutupan pun keirihatian. Ketidaksiapan menerima yang baik dari luar diri adalah kebutaan yang perlu disembuhkan. Kalau tidak disembuhkan, bisa jadi akan terus orang seperti itu bertanya dan bertanya untuk melampiaskan ketertutupan dirinya.

Dalam Injil hari ini dikisahkan bahwa banyak orang bertanya-tanya tentang kemampuan Yesus. Banyak hal dilakukan Yesus yang berguna demi kebaikan banyak orang. Tetapi, banyak orang malah mempertanyakan kemampuan Yesus berdasarkan pemikiran manusiawi. Yesus dijengkal mereka berdasarkan latar belakang keluarga dan tampilan lahiriah. Padahal, bolehlah kita berspekulasi dan mengenal orang berdasarkan apa yang kita lihat. Namun, janganlah menyimpulkan orang berdasarkan yang kelihatan atau tampilan lahiriah saja. Kemampuan melihat hal tersembunyi di luar yang nyata adalah rahmat orang yang gemar mencari hikmat dan bukan menyimpulkan sesuatu secara terburu-buru. Marilah kita berdoa: “Tuhan, anugerahkanlah kami melihat Rahmat-Mu yang tersembunyi di balik yang nyata”

(Pastor Walden Sitanggang, OFMCap)                                                  

Leave a Reply