Renungan

Malaikat Agung

 304 total views,  4 views today

Selasa, 29 Sept 2020 : Pesta Malaikat Agung Gabriel, Rafael dan Mikael, Dan 7:9-10.13-14, Yoh 1:47-51

Sejak kecil saya suka bertualang. Entah dengan dua kaki atau dengan kendaraan. Sekurang-kurangnya jogging hingga saat ini masih saya lakukan setiap hari. Saya merasa ada keasyikan tertentu kalau bersusah payah untuk mencari objek atau daerah tujuan tertentu. Sering sekali saat perjalanan itu hadir orang-orang yang peduli dan mau memberi informasi sehingga saya tidak tersesat. Memang pernah juga saya mendapat informasi yang keliru yang membuat saya tersesat. Menyadari ketersesatan itu, saya bertanya lagi hingga akhirnya keluar dari ketersesatan dan menemukan tempat yang saya cari.

Pada hari ini Gereja kita merayakan tiga malaikat agung: Gabriel, Rafael dan Mikael. Malaikat-malaikat ini kita ketahui dari Kitab Suci memiliki perannya masing-masing. Injil yang disampaikan kepada kita pada hari ini berisi tentang perjumpaan Yesus dengan Natanael. Natanael diajak oleh Filippus untuk bertemu dengan Yesus. Natanael disebut oleh Yesus sebagai Israel sejati. Aneka pertanyaan yang disampaikan oleh Natanael adalah upaya untuk mencari arah hidup yang benar. Di tengah dunia kita saat ini yang dibanjiri oleh aneka informasi, kita diajak untuk bertanya kritis dalam segala hal. Sikap kritis itu perlu agar kita tidak berkubang dalam informasi pengetahuan yang palsu atau menjadi penikmat berita palsu yang diperjualbelikan banyak orang. Ada-ada saja orang saat ini yang memperjualbelikan informasi bohong saat ini yang kita sebut hoaks. Tidak hanya itu, orang merasa bangga mengetahui berita atau informasi negatif tentang orang lain. Informasi itu digulirkan untuk mengacaukan dan menghasut banyak orang. Umat beriman diharapkan seperti Filippus yang membawa Natanael kepada Yesus.  Setiap umat beriman hendaknya selalu membuka kemungkinan perjumpaan dengan Yesus yang adalah Sang Kebenaran Sejati. Merayakan pesta ketiga malaikat hari ini adalah ajakan Gereja untuk kita agar senantiasa mengupayakan perjumpaan manusia dengan Kristus. Orang-orang beriman jaman sekarang diajak untuk menjadi pembawa harapan, arah dan penyembuhan dengan sesama. Beberapa cara yang bisa diupayakan adalah menyaring informasi, tidak mudah terbuai dengan berita hoaks. Dengan demikian, warta gembira umat beriman adalah sukacita dalam hidup bersama. Membangun sukacita seperti membutuhkan perjuangan umat beriman yang adalah malaikat-malaikat kecil jaman now. Marilah kita berdoa: “Tuhan, utuslah selalu malaikat-Mu agar kami tidak tersesat dan tidak menyesatkan sesama” – (Pastor Walden Sitanggang, OFMCap)

Leave a Reply