Artikel

Homoseksual, Dosakah???

 287 total views,  4 views today

Hei teman OMK (Orang Muda Katolik), apakah “homoseksual” kata yang menggelikan bagimu? Kamu tidak di antara kelompok itu kan? Semoga! Sebagai pengikut Yesus Kristus dalam Gereja Katolik yang Kudus, kamu harus tahu informasih terkait ini, agar tahu berbuat apa.

Pandangan (umat) Kitab Suci Perjanjian Lama tentang “hubungan-seks sejenis-kelamin” antara lain terungkap dalam ayat berikut, “Janganlah engkau tidur dengan laki-laki seperti orang bersetubuh dengan perempuan, karena itu merupakan suatu kekejian” (Im 18:22). Searah dengan itu, Rasul Paulus juga menilai “hubungan-seks sejenis-kelamin” sebagai perbuatan yang buruk. Jelas tampak dalam suratnya kepada umat di Roma, “Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tidak wajar. Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam birahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki” (Rm 1:26-27). Berdasarkan ayat-ayat Kitab Suci di atas, Gereja Katolik kemudian mengajarkan bahwa:

  1. Hubungan seks hanya layak dilakukan oleh suami-isteri;

  2. Maka, “hubungan seks sejenis kelamin” tidak layak dilakukan;

  3. Meskipun kecenderungan homoseksual sendiri bukanlah suatu hal yang jahat, kecenderungan itu perlu dikendalikan sejauh mungkin, mereka yang mengalami kecenderungan homoseksual diharap berusaha “meluruskannya”, meskipun hal itu tidaklah mudah.

Akhir-akhir ini para pemimpin Gereja Katolik telah menyadari dan mengakui bahwa “hubungan-seks sejenis-kelamin” itu berbeda dari kecenderungan homoseksual. Berdasarkan penelitian para ahli sosiologi dan ahli psikologi, kecenderungan homoseksual itu dapat terjadi karena berbagai sebab dan seringkali bukan kemauan orang yang bersangkutan. Karena itu, kecenderungan homo-seksual sendiri tidak dinilai oleh Gereja Katolik sebagai suatu hal yang immoral. Gereja Katolik berharap, orang tua memberikan pendidikan seksual yang baik bagi anak-anak mereka, sehingga mereka terhindar dari kecenderungan homoseksual maupun dari “hubungan-seks sejenis-kelamin”. Salah satu caranya adalah memberikan kesempatan yang cukup luas bagi anak-anak mereka untuk bergaul dengan lain jenis: anak laki-laki dengan anak perempuan, dan sebaliknya.

          Hei teman OMK sudah jelaskan sikap dan anjuran Gereja bagimu dan bagi keluargamu? Hindari kekejian di mata Tuhan dan sesama. OMK sudah sepatutnya tahu menjaga diri dengan baik. Junjung moralmu. Pace e bene!

Leave a Reply