Doa dan Ngopi

SURGA DAN MAKHLUK-MAKHLUK SURGAWI

 458 total views,  3 views today

Doa Pembuka

P.         Marilah berdoa,

            Ya Bapa yang ada dalam Kerajaan Surga,

U.         Kami bersyukur karena Engkau senantiasa melindungi dan mengasihi kami.

P.         Engkau juga menjagai kami sepanjang hidup kami melalui malaikat pelindung yang Engkau berikan kepada kami.

U.         Kami mohon, semoga lewat pertemuan ini kami semakin percaya padaMu, satu-satunya Allah yang Kuasa, pemberi segala yang baik kepada kami.

P.         Demi Yesus Kristus, Tuhan dan Pengantara kami, yang   hidup dan meraja bersama Dikau, dalam kesatuan dengan Roh Kudus, kini dan sepanjang masa.

P+U.    Amin.

1. MENGENAL YESUS

Memaparkan rangkuman khazanah iman dari YOUCAT No. 52-55

Surga Dan Makhluk-Makhluk Surgawi

Berbicara tentang Surga, maka kita juga harus berbicara tentang bumi. Surga dan bumi merupakan pasangan yang tidak dapat dipisahkan. Dengan kata lain “surga dan Bumi” menggambarkan seluruh kenyataan ciptaan yang dua-duanya diciptakan Allah dari ketiadaan. Dalam Kitab Suci dikatakan bahwa surga adalah tempat Allah meraja, sedangkan bumi adalah tempat manusia berada. Surga adalah tempat kehendak Allah terjadi tanpa ada penolakan; sebuah kemuliaan yang sempurna atau defenitif. Dengan kata lain, surga merupakan suatu tempat kita melihat apa yang tidak pernah dilihat mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia (bdk. 1Kor 2:9). Surga menjadi tujuan semua penciptaan.

Surga merupakan suatu tempat yang penuh dengan kemuliaan dan sinar terang, berbeda dengan neraka. Neraka adalah tempat bagi manusia yang tidak mengasihi Allah. Neraka adalah suatu kondisi  – kita terpisah dari Allah secara abadi. Mereka yang masuk ke dalam neraka adalah mereka yang secara sukarela menolak Kasih Allah. Dengan kehendak bebas yang diberikan Allah, mereka berpaling dari Kasih Allah. Dengan kata lain, yang masuk neraka adalah mereka yang berdosa berat yakni yang melakukan suatu kesalahan secara sadar, tau dan mau. Mereka secara sukarela dan bebas melakukan suatu kesalahan yang mereka sendiri tahu bahwa itu  melawan kehendak Allah.

Surga adalah suasana ilahi, tempat tinggal para malaikat dan para kudus. Para malaikat adalah makhluk rohani Allah yang memiliki pemahaman dan kehendak. Mereka tidak mempunyai badan, tidak bisa mati dan biasanya tidak bisa dilihat. Mereka terus menerus hidup dalam kehadiran Allah dan menyampaikan kehendak Allah dan perlindunganNya bagi manusia yang ada sejak penciptaan dunia dan sepanjang sejarah keselamatan. Mereka mengabarkan kabar gembira dan keselamatan. Gereja dalam liturginya mempersatukan dirinya dengan para malaikat untuk memuji Allah Mahakudus dan merayakan peringatan malaikat agung (Gabriel, Mikael, dan Rafael). Selain para malaikat, surga juga dihuni oleh para kudus Allah yakni mereka yang benar-benar mengasihi dan mendapat Kasih Allah.

Setiap orang menerima satu malaikat pelindung dari Allah yang sejak masa anak-anak sampai kita mati, diutus Allah melidungi kita. Dalam kitab Mazmur dikatakan “Sebab malaikat-malaikatNya akan diperintahkanNya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu. Mereka akan menatang engkau di atas tangannya supaya kakimu jangan terantuk kepada batu” (bdk. Mzm 91: 11-12). Seorang malaikat mendampingi setiap orang beriman sebagai pelindung dan gembala supaya setiap orang beriman dihantar kepada kehidupan kekal. Para malaikat dapat membuat diri mereka bisa dirasakan dalam hidup manusia contohnya sebagai pembawa pesan (malaikat Gabriel). Merupakan sebuah tidakan yang baik dan bijaksana untuk berdoa kepada malaikat pelindung baik bagi kepentingan sendiri maupun sesama. “Malaikat Allah, Engkau yang telah diserahi oleh kemurahan Tuhan melindungi aku, terangilah, lindungilah, bimbinglah dan hantarlah aku ke hidup yang kekal. Amin.”

2. BERBAGI PENGALAMAN AKAN YESUS

  • Bagaimanakah bayanganmu akan surga dan neraka?
  • Sesudah membayangkan Surga dan neraka, apakah yang akan kamu rasakan jika kamu masuk ke dalam Surga dan sebaliknya apakah yang kamu rasakan jika kamu masuk ke dalam Neraka?
  • Pernahkah kamu merasakan bahwa kamu selalu dilindungi dan dijaga oleh malaikat pelindungmu?

Setelah peserta selesai sharing (20-30 menit), kemudian pemimpin menyampaikan rangkuman:

  • Makhluk-makhluk surga itu nyata kendati tidak bisa kita lihat dengan panca indra kita. Namun orang-orang tertentu dianugerahi Tuhan kesempatan untuk melihat mereka.
  • Para malaikat adalah pelindung dan sahabat kita dalam perjuangan di dunia ini. Patutlah kita selalu mengadakan kontak dengan mereka; memohon perlindungan dan bimbingannya, khususnya kepada malaikat dan santo pelindung kita.
  • Makhluk-makhluk surga ini akan membantu membawa kita ke dalam surga.

3. BERJUMPA DENGAN YESUS

Matius 5:1-12

Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-muridNya kepadaNya. Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kataNya:  “Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga.Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah,karena upahmu besar di Surga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.”

Renungan

Tempat yang tinggi merupakan sesuatu yang penting dan sakral (kudus) dalam bahasa Kitab Suci. Banyak teks Kitab Suci yang berbicara tentang tempat yang tinggi seperti di atas gunung atau di atas sebuah bukit. Tempat yang tinggi digambarkan sebagai tempat yang dekat dengan Allah. Tempat yang tinggi juga menggambarkan Kerajaan Surga, tempat Allah berada. Di dalam beberapa praktek kebudayaan, pemahaman tempat tertinggi sebagai tempat terhormat, penting dan sakral juga sangat ditonjolkan. Berkata dan bertindak sembrono di gunung sangat dilarang.

Yesus menyampaikan Sabda Bahagia di atas bukit (tempat tinggi), hal ini memperlihatkan bahwa Sabda Bahagia itu penting dan sakral (kudus). Ada dua hal pokok yang hendak disampaikan dari rumusan Sabda Bahagia Yesus ini, berkaitan dengan waktu saat ini (sekarang) dan waktu yang akan datang. Tentang waktu sekarang Yesus mengatakan agar berbahagia pada apa yang sedang terjadi. Apa yang sedang kita alami dan terjadi pada saat ini berpengaruh pada pada masa mendatang, dimana kita akan memperoleh buah-buah kebaikan dan penebusan dari perbuatan dan kesetiaan kita pada saat ini. Kita diajak menjalankan segala sesuatu dengan syukur dan gembira. Perintah Tuhan ini menjadi motivasi bagi kita menjalankan hidup saat ini secara benar, sabar, penuh perjuangan apapun kesulitan yang dihadapi.

Sabda Bahagia juga mengandung harapan akan kebaikan yang akan diperoleh. “Yang miskin di hadapan Allah” akan memperoleh kerajaan  Surga: yang berdukacita akan dihibur, yang lemah lembut akan memiliki bumi, yang lapar dan haus akan kebenaran akan dipuaskan, yang murah hati akan memperoleh kemurahan, yang suci hatinya akan melihat Allah, yang membawa damai akan disebut Anak Allah, yang dianiaya oleh karena kebenaran akan memiliki Kerajaan Surga.

Gambaran surga menurut Kitab suci berada di tempat tinggi, di atas bumi. Untuk dapat sampai ke surga, maka kita harus melakukan hal-hal yang telah dikatakan Yesus dalam ucapan bahagia. Yang dapat masuk ke dalam Surga adalah orang-orang yang setia dan tekun beriman kepada Allah, orang-orang yang mengasihi Allah dan sesamanya manusia dengan tulus hati. Hanya mereka yang menjadi anak-anak Allah yang akan mengalami dan merasakan surga. Surga adalah tempat dimana kita akan mengalami kebahagiaan yang sejati. Kebahagiaan yang sama sekali belum pernah dibayangkan dan dirasakan oleh setiap orang.

Dalam pengajaranNya, Yesus mengajak semua orang yang mau mendengarkanNya selalu setia dan tekun dalam iman meskipun banyak tantangan dan cobaan. Kesetiaan dan ketekunan iman dalam tantangan dan cobaan yang berat akan mendapat ganjaran yang setimpal yaitu menjadi anak-anak Allah dan menjadi pewaris Kerajaan Surga. Saudara saudari, Allah menawarkan kepada kita sebuah tempat yang membahagiakan, sebuah kedudukan sebagai pewaris kerajaan surga. Tawaran Allah tersebut hanya akan diberikan kepada kita jika kita dapat selalu setia kepadaNya. Jika kita setia maka kita akan hidup bersama para malaikat dan para kudus di Surga yakni tempat dimana Allah meraja dan tempat kebahagiaan sejati akan kita rasakan.

Doa Permohonan: Bagi OMK di Seluruh Dunia, OMK KAM, OMK yang Sudah Dipanggil Tuhan, Kita yang berkumpul di sini.

4. MENYATAKAN YESUS

Usul aksi nyata:

  • OMK mau setia dan tekun mendalami imannya.
  • OMK berkomitmen mau dan setia mengikuti doa dan ngopi sebagai jalan semakin menguatkan iman.
  • OMK “mencari tahu” siapa malaikat pelindungnya dan orang kudus pelindungnya, dan terbuka pada peranan mereka dalam hidup OMK.

Doa Penutup

P.         Marilah berdoa,

            Bapa yang Mahapengasih, terima kasih atas penyertaanMu bagi kami yang berkumpul di sini.

U.         Tambahkanlah selalu iman kami kepadaMu agar kami dapat bertekun dan setia kepadaMu.

P.         Kami percaya bahwa Engkau mengutus para malaikat dan orang kudusMu

U.         Untuk senantiasa melindungi, menjagai dan membantu kami untuk selalu setia dan bertekun dalam iman kepadaMu,

P.         Demi Yesus Kristus, PuteraMu Tuhan dan Pengantara kami, yang hidup bersama Dikau dalam Persekutuan dengan Roh Kudus, kini dan sepanjang masa.

P+U.    Amin.

Leave a Reply