ArtikelDoa dan NgopiKMKNewsOMK KAM

Manusia Mencari Allah, Allah Menemukan Manusia

 708 total views,  2 views today

Persiapan Perayaan

Persiapan Perayaan

  1. Pemimpin (P): Bisa seorang OMK, pembina OMK, pendamping
    OMK, frater, suster & Pastor. Pemimpin memberitahukan
    kepada peserta secara singkat jalannya perayaan dan
    menghunjuk petugas-petugas lain yang diperlukan.
  2. Pembawa doa permohonan. Sebelum ibadat telah ditentukan
    para pembawa doa permohonan. Karena doa akan dibawakan
    secara spontan, dipersiapkan dalam hati.
  3. Kelompok diskusi: sebelum ibadat peserta sudah dibagi
    menjadi beberapa kelompok.
  4. Pembawa nyanyian: seseorang yang bisa.
  5. Salib, lilin dan copy-an teks ibadat jika diperlukan.
  6. Tempat pengumpulan kolekte. Kolekte dilaksanakan pada
    nyanyian penutup.

Nyanyian Pembuka

Sesuai dengan tema ibadat, boleh pilih dari lampiran.

Seruan Pembukaan

P. Datanglah ya Roh Kudus penuhi hati umatMu.
U. Dan nyalakanlah di dalamnya api cintaMu.
Hening sejenak …

Tanda Salib & Salam

P. Dalam nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus.
U. Amin.
P. Tuhan berserta kita.
U. Sekarang dan selama-lamanya.

Pemeriksaan Batin

P. Sahabat-sahabat OMK yang terkasih, dalam hidup ini kita
tidak luput dari kesalahan, kelalaian dan dosa, maka marilah
sejenak mengingat, menyesali dan mengakuinya di hadapan
Tuhan dan sesama agar kita layak melanjutkan ibadat ini.
Hening….
P. Saya mengaku kepada Allah yang Mahakuasa dan kepada
saudara sekalian, bahwa saya telah berdosa dengan pikiran
dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian. Saya
berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa, oleh sebab itu
saya mohon, kepada santa perawan Maria, kepada para
malaikat dan orang kudus dan kepada saudara sekian supaya
mendoakan saya kepada Allah Tuhan kita.

Absolusi

P. Semoga Allah yang Mahakuasa mengasihani kita,
mengampuni dosa-dosa kita dan mengantar kita ke hidup
yang kekal.
U. Amin.

Doa Pembukaan

P. Marilah berdoa;
Ya Bapa yang Mahapengasih,
U. Kami bersyukur karena karuniaMu bagi kami atas
kesempatan hari ini, secara khusus karena kami bisa
berkumpul dan belajar mengenal dan mencintai Engkau.
P. Kami mohon hadirlah bersama kami dalam kegiatan ini,
U. Semoga kami memperoleh sukacita dari pertemuan ini.
P. Demi Yesus Kristus, Tuhan dan Pengantara kami, yang
hidup dan meraja bersama Dikau, dalam kesatuan dengan
Roh Kudus, kini dan sepanjang masa.
P+U. Amin.

  1. MENGENAL YESUS

Memaparkan rangkuman khazanah iman dari YOUCAT No. 1-10

MANUSIA MENCARI ALLAH,
ALLAH MENEMUKAN MANUSIA

Dunia dan segala isinya, termasuk manusia berasal dari Allah
dan akan kembali kepada Allah menurut waktu yang
ditetapkanNya. Meskipun manusia berasal dari Allah, ada kalanya
manusia tidak merasakan kehadiranNya, karena manusia
cenderung memihak kepada yang jahat; bermalas-malasan,
membenci sesama, mendendam, cemburu, iri hati, dan
sebagainya. Kecondongan manusia kepada yang jahat
mengakibatkan hilangnya rasa damai dalam diri manusia. Ketika
kehadiran Allah tidak dirasakan, manusia akan merasa gusar dan
menderita. Oleh karena itu, manusia harus sedini mungkin
mendekatkan diri kembali kepada Allah dengan beragam cara.
Allah menempatkan manusia di bumi dan
menganugerahkan kehendak bebas di dalam diri manusia. Selain
kehendak bebas, Allah juga menganugerahkan kepada manusia
akal budi, agar manusia mampu mengasihi Allah dengan seluruh
dirinya. Seyogianya, dengan kehendak bebas, manusia harus
secara terus-menerus mencari dan menemukan Allah dalam
hidupnya. Sebagaimana santo Agustinus berkata, “Engkau telah
mencipta kami bagi diriMu, dan hati kami tidak tenteram sebelum
beristirahat di dalam Engkau.” Manusia harus mencari Allah
karena Allah sendiri senantiasa mencari, menghantar dan
menyelamatkan sebanyak mungkin manusia karena cinta. Julien
Green berkata, “Kamu samasekali tidak bisa membayangkan
betapa menariknya dirimu bagi Tuhan; Ia tertarik kepadamu
seakan tidak ada orang lain di dunia ini.” Siang-malam, Allah
terus-menerus memanggil manusia kembali kepadaNya untuk
menikmati cinta dan damai yang tak berkesudahan.
Akal budi manusia dapat memahami Allah dengan pasti bila
manusia mendengarkan hati nuraninya, sebab iman dalam
hatinya yang akan menerangi akal budi dalam usaha menemukan
15
Allah. Hati nurani itu juga mampu mengarahkan manusia pada
yang baik dan memperingatkan serta melawan kejahatan.
Mengenal Allah yang tak tampak memang menjadi tantangan
besar yang kadang-kadang membuat manusia takut mengenal
Allah. Kadangkala, manusia tidak ingin mengetahui Allah, karena
jika manusia mengetahui Allah ia harus mengubah hidupnya dan
mengekang kehendak bebasnya.
Secara logis, keterbatasan alam pikir manusia takkan pernah
sampai pada kesempurnaan pemahaman mengenai Allah, yang
Tak Terbatas. Kenyataan diri Allah tidak akan pernah bisa dipikirkan
oleh akal budi manusia secara sempurna. Karena Cinta, Allah
menyingkapkan diriNya dengan mengutus puteraNya, Yesus
Kristus. Dengan demikian manusia dapat melihat Allah dalam diri
Yesus. Akhirnya, manusia dapat menjalin hubungan yang baik
dengan Allah, merabaNya dan bersatu denganNya.

2. BERBAGI PENGALAMAN AKAN YESUS

Pemimpin mengarahkan peserta masuk dalam kelompokkelompok
kecil (4-6 orang atau sesuai kebutuhan) untuk sharing
pangalaman iman dan hidup sesuai dengan tema dan
pembahasan yang baru didengar dengan bertitik tolak dari
pertanyaan-pertanyaan panduan ini:

• Pernahkah kamu merasakan kehadiran Allah?
Bagaimana itu terjadi?
• Menurutmu, tertarikkah Allah kepada dirimu?
Mengapa?
• Seperti apakah Allah itu menurutmu? Jelaskan.

Setelah peserta selesai sharing (20-30 menit), kemudian
pemimpin menyampaikan rangkuman sesuai hasil diskusi.
Namun di bawah ini tercantung tawaran rangkuman untuk
disampaikan jika dirasa cocok:

· Kita sadar atau tidak, Allah selalu setia hadir dalam
hidup kita. Saat kita bermain, saat belajar atau saat
sedang bekerja. Bahkan saat kita tidur, Allah hadir
berjaga dengan setia sepanjang malam.
16
· Semua hal yang baik dalam hidup kita adalah pekerjaan
Allah, tentu karena Allah tertarik dan mencintai kita.
Hal-hal baik yang kita alami itu menampakkan bahwa
Allah selalu hadir di tengah-tengah kita.
· Banyak orang rindu dan berusaha mencari dan ingin
bertemu Allah. Hal itu mungkin jika orang mampu
menyatukan dirinya dengan Yesus; yang baik hati,
ramah, sosial, cinta damai, perhatian, peka dsb. Sebab
Yesus adalah Putera dan utusa Allah.

3. BERJUMPA DENGAN YESUS

OMK bertemu dengan Yesus melalui sabdaNya dan yang
diperdalam dengan renungan. Menanggapi kehadiran Tuhan
disampaikan doa-doa permohonan.

P. Tuhan Beserta Kita
U. Sekarang dan selama-lamanya
P. Pembacaan dari Kisah Para Rasul (17:24-29)
Allah yang telah menjadikan bumi dan segala isinya, Ia, yang
adalah Tuhan atas langit dan bumi, tidak diam dalam kuil-kuil
buatan tangan manusia, dan juga tidak dilayani oleh tangan
manusia, seolah-olah Ia kekurangan apa-apa, karena Dialah yang
memberikan hidup dan nafas dan segala sesuatu kepada semua
orang. Dari satu orang saja Ia telah menjadikan semua bangsa
dan umat manusia untuk mendiami seluruh muka bumi dan Ia
telah menentukan musim-musim bagi mereka dan batas-batas
kediaman mereka, supaya mereka mencari Dia dan mudahmudahan
menjamah dan menemukan Dia, walaupun Ia tidak
jauh dari kita masing-masing. Sebab di dalam Dia kita hidup,
kita bergerak, kita ada, seperti yang telah juga dikatakan oleh
pujangga-pujanggamu: Sebab kita ini dari keturunan Allah juga.
Karena kita berasal dari keturunan Allah, kita tidak boleh
berpikir, bahwa keadaan ilahi sama seperti emas atau perak
atau batu, ciptaan kesenian dan keahlian manusia.
P. Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur Kepada Allah

Renungan

Isi Kitab Suci diterangkan sesederhana mungkin agar dapat
difahami dengan baik oleh para peserta.

Banyak orang Kristen yang sibuk dengan kegiatan-kegiatan
duniawi, pekerjaan dan bisnis. Mereka memboroskan banyak
waktu demi mengejar hal-hal duniawi. Kerap, mereka lupa
menimba kesegaran dari yang Mahabaik, yakni Allah sang
pengatur dan penyelenggara kehidupan. Manusia sering lupa
beribadah bahkan hanya sekadar bersyukur dan berdoa kendati
baru mendapat kelimpahan rezeki. Jangankan melakukan aksiaksi
caritas (cinta kasih; seperti mengunjungi panti asuhan), ke
gereja dan melakukan kewajibannya sebagai umat juga tidak
mau. Mereka menyibukkan diri guna memenuhi hasrat hati yang
sebenarnya tidak akan pernah terpuaskan kendati telah memiliki
dunia ini.
Pepatah mengatakan, “alah bisa karena biasa.” Maka
seorang OMK haruslah mulai membiasakan diri sejak dini
mendekat kepada Yesus, entah dengan membaca Kitab Suci,
berdoa, merenungkan Sabda Allah dalam Kitab Suci atau ikut
dalam aksi-aksi sosial serta kegiatan dalam hidup menggereja.
Kebiasaan baik yang dipupuk sejak masa muda akan menjadi
modal kuat menghadapi tantangan di masa depan. Sebuah habitus
tidak akan mudah luntur akibat hempasan zaman.
Orang muda, agar terdorong dan tekun berbuat baik harus
menyadari bahwa harta duniawi bukanlah segalanya dalam hidup
ini. Menyadari bahwa tindakan-tindakan mulia jauh lebih
berharga. Hal itu tidak dapat dibeli bahkan dengan emas yang
paling baik sekalipun. Orang muda yang demikian menyadari
kebaikan Allah yang telah menciptakan dan memeliharanya.
Kepadanya, Allah tentu akan menganugerahkan kedamaian hati,
kebahagiaan dan sukacita. Orang muda yang berasal dari Allah
tentu menampakkan tindakan-tindakan yang diresapi oleh Sabda
Allah pula.

Doa Permohonan

Pemimpin mempersilahkan para pembawa doa permohonan
untuk membawakan doa secara spontan, dengan terlebih
dahulu menyampaikan “pengantar doa permohonan” sbb:

P. Sahabat-sahabat OMK yang terkasih, sekarang marilah kita
menyampaikan doa-doa permohonan kita kepada Tuhan
yang selalu menantikan doa-doa kita:

  1. Bagi OMK di seluruh dunia… kami mohon.
  2. Bagi Gereja Asia … kami mohon.
  3. Bagi OMK KAM… kami mohon.
  4. Bagi Kita di sini… kami mohon.
    P. Marilah kita persatukan segala doa-doa permohonan kita
    dengan doa yang diajarkan Yesus sendiri kepada kita.
    P+U. Bapa Kami …

4. MENYATAKAN YESUS

Pengenalan dan pertemuan dengan Yesus dalam doa harus
diwujudnyatakan dalam kehidupan sehari-hari. Tindakan
nyata apa yang harus dilakukan sesudah ibadat ini? Untuk itu
disediakan waktu hening (bermenung) sekitar 5 menit untuk
meneguhkan niat-niat. Musik yang menunjang permenungan
bisa diputar. Pemimpin (jika cocok) bisa juga menawarkan
aksi-aksi nyata yang aplikatif dari pertemuan misalnya:


P. Sahabat-sahabat OMK marilah kita hening sejenak mencari
dan menentukan hal praktis yang harus kita praktekkan dalam
kehidupan kita sebagai aplikasi dari perayaan iman ini.
Hening …
Usul aksi nyata:
• OMK berkomitmen mengadakan doa & ngopi dilingkungan
sekali seminggu.
• OMK berkomitmen mengikuti kegiatan Doa dan Ngopi ini
menjadi kegiatan rutin OMK.

Doa Penutup

P. Marilah berdoa,
Bapa yang Mahapengasih, pertemuan yang menggembirakan
hati kami ini sudah selesai.
U. Semoga lewat pertemuan ini kami bertumbuh dan
bertambah dalam pengenalan akan Dikau.
P. Semoga segenap orang muda semakin giat dalam usaha
mencari Dikau.
U. Dan buatlah kami menjadi orang muda yang mampu
menunjukkan identitas iman kami lewat perkataan dan
perbuatan dalam hidup sehari-hari.
P. Demi Yesus Kristus, Tuhan dan Pengantara kami, yang
hidup dan meraja bersama Dikau, dalam kesatuan dengan
Roh Kudus, kini dan sepanjang masa.
P+U. Amin.

Seruan Penutup

P. Datanglah Roh Maha Kudus bentara cinta Sang Kristus.
U. Tolong kami jadi saksi membawa cinta ilahi.

Perutusan

Semua membuat tanda salib pada dirinya sendiri kecuali jika
pemimpin adalah imam.
P. Tuhan beserta kita.
U. Sekarang dan selama-lamanya.
P. Semoga kita semua diberkati oleh Allah yang mahakuasa,
Bapa, Putera dan Roh Kudus.
U. Amin.

Nyanyian Penutup

Sesuai dengan tema ibadat, boleh dipilih dari lampiran.

Pengumuman

Memberitahukan waktu, tempat dan petugas pertemuan
selanjutnya dan hal-hal lain sesuai dengan kebutuhan OMK
setempat.

***

Leave a Reply