KegiatanKMKNewsOMK KAM

Bakti Sosial KMK Santo Lukas USU 2020

 1,276 total views,  2 views today

Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) St. Lukas merupakan KMK yang berada dibawah naungan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) KMK St. Albertus Magnus Universitas Sumatera Utara (USU) yang terdiri dari kumpulan Mahasiswa Kesehatan Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), Fakultas Psikologi (FPsi), dan Fakultas Keperawatan (FKep).
Bakti Sosial KMK St. Lukas USU adalah salah satu bentuk pelayanan tahunan kepada sesama yang merupakan program kerja dari Badan Pengurus Harian (BPH) KMK St. Lukas USU. Bakti Sosial ini sebagai penerapan dari Tri Darma Perguruan Tinggi yang ketiga, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Pada tahun 2020 ini, KMK St. Lukas USU kembali melakukan Bakti Sosial.

Gereja Paroki St. Mikhael Tiganderket
Gereja Paroki St. Mikhael Tiganderket

Setelah melakukan survei lokasi dibeberapa tempat, KMK St. Lukas menemukan bahwa masyarakat Desa Tiganderket dan Desa tanjung merawa membutuhkan promosi dan pelayanan kesehatan tambahan. Berdasarkan data yang diperoleh bahwa  penyakit yang sering dialami oleh masyarakat adalah ISPA, tekanan darah tinggi, kolesterol. Tempat dilaksanakannya Bakti Sosial ini adalah di Paroki St. Mikhael yang digembalakan oleh RP. Evangelis Pardede, OFM Cap.
Kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan pada 25 – 28 januari 2020 yang diikuti oleh 83 orang panitia, 20 orang peserta dan 21 orang Tim dokter, dengan mengangkat tema “Participes Caritatis” dengan subtema “Jika karunia untuk melayani, baiklah kita melayani; jika karunia untuk mengajar, baiklah kita mengajar” (Roma 12:7).  Sesuai dengan tema dan subtema yang diangkat, kegiatan bakti sosial ini dilakukan sesuai dengan karunia yang diberikan kepada KMK St. Lukas yaitu dibidang kesehatan dengan tujuan untuk memotivasi dan mengedukasi masyarakat tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), kesehatan gigi dan pelayanan kesehatan.
Adapun bentuk kegiatan yang dilakukan dalam Bakti Sosial KMK St. Lukas ini antara lain:

1) Penyuluhan Kesehatan

Kegiatan ini berupa pemberian informasi mengenai kesehatan dan pola hidup sehat yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat tiganderket dan tanjung merawa, dimana materi yang disampaikan sesuai kebutuhan, yaitu :

Penyuluhan ke sekolah

  • Bagi siswa/I SD dari kelas 1 – 3 diberikan topik mengenai sopan santu, membuang sampah pada tempatnya, cara menyikat gigi dengan baik dan benar, dan cuci tangan pakai sabun (CTPS)
  • Bagi siswa/I SD dari kelas 4 – 6 , diberikan topik sopan santu, bullying, membuang sampah pada tempatnya, cara menyikat gigi dengan baik dan benar, dan cuci tangan pakai sabun (CTPS)
  • Bagi siswa/I SMP, diberikan topik memahami minat dan bakat, kenakalan remaja, internet positif, dan bullying.
  • Bagi siswa/I SMA, diberikan topik bahaya narkoba dan merokok, kekerasan, kesehatan gigi dan mulut, dan pola hidup sehat.

Penyuluhan ke sekolah ini dilaksanakan dengan membagi tim untuk ke setiap SD,SMP dan SMA. Dalam penyuluhan ke sekolah ini terlihat antusias dari para siswa/i dalam informasi yang diberikan, senang rasanya dapat berbagi pengetahuan dan tertawa bersama serta saling berbagi cerita bersama siswa/i di tiganderket dan tanjung merawa.

Penyuluhan dewasa

Penyuluhan Dewasa Baksos Lukas USU

Penyuluhan dewasa ini dilakukan sebelum pasien masuk ke pengobatan umum/pemeriksaan dan perawatan kesehatan gigi. Topik yang diberikan dalam penyuluhan dewasa ini antara lain: ISPA, diabetes, kolesterol, resistensi antibiotik, kesehatan gigi dan mulut, dan pola hidup sehat. Kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat menjadi pengetahuan baru yang mendorong perilaku dan kesadaran masyarakat untuk hidup yang lebih sehat.

2) Pengobatan Umum

Kegiatan ini berupa tindakan medis terhadap keluhan dari pasien yang bertujuan untuk menekan dan menurunkan angka kesakitan yang diawali dengan melakukan wawancara atau anamnesa. Dilanjutkan pemeriksaan klinis, pemberian terapi serta pemberian obat secara gratis yang dilaksanakan oleh dokter umum dan dokter spesialis serta dibantu oleh panitia dan peserta baksos, dimana para panitia dan peserta telah diberikan pelatihan terlebih dahulu.

3) Pemeriksaan dan Perawatan Kesehatan Gigi

Kegiatan ini berupa pemeriksaan kesehatan gigi, pencabutan gigi dan pembersihan karang gigi dengan tujuan meningkatkan kesehatan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya merawat gigi. Dimana kegiatan ini dilaksanakan oleh dokter gigi dan dibantu oleh panitia dan peserta yang telah mendapat pelatihan.

4) Psikologi Anak

Kegiatan ini berupa pembinaan kepada anak – anak yang berada di sekitar lokasi kegiatan baksti sosial ini dengan usia 5 – 12 tahun. Kegiatan yang dilakukan dalan psikologi anak ini meliputi, kegiatan finger painting bagi anak berusia 5 – 7 tahun, membuat kolase dari biji-bijian bagi anak berusia 8-12 tahun, games, memperkenalkan peran sosial sesuai jenis kelamin, cara bertemna dan bekerja sama, belajar menyikat gigi dan cuci tangan pakai sabun (CTPS) dengan baik dan bena. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih fisik, kognitif, dan sosioemosional anak. Dalam kegiatan ini terlihat betapa antusias dan senangnya anak-anak dapat belajar dan bermain serta mendapat hadiah.

Main Bareng Anak Desa (MABARNAKDES)

baksos lukas

Kegiatan ini berupa bermain bersama anak-anak di desa tiganderket dan tanjung merawa dimana anak-anak dikumpulkan (sudah diberi informasi terlebih dahulu pada saat penyuluhan ke sekolah dan psikologi anak) lalu membagi-bagikan tim dimana setiap tim ada pendamping dari panitia dan peserta. Terlihat gelak tawa dari ujung ke ujung dalam kegiatan ini, melatih kerja sama dan kekompakan dalam melakukan berbagai permainan yang tentu mengakrabkan diantara kami.

Malam Keakraban (MAKRAB)

Kegiatan pada malam terakhir adalah malam keakraban berupa api unggun, namun karena cuaca diluar hujan sehingga malam keakraban dilakukan didalam ruangan dengan membuat lampu tumbler dan mematikan lampu, bernyanyi-nyayi bersama dan bermain permainan yang mengakrabkan. Setelah hujan berhenti dilaksankan bermain kembang api yang nan-indah melukis langit malam yang gelap ditemani jagung rebus yang hangat dimalam yang dingin.

Misa Penutupan

Kegiatan di hari terakhir di desa tiganderket dan tanjung merawa yaitu Misa penutupan yang dipimpin oleh RP. Evangelis Pardede, OFM Cap. Kemudian melakukan foto bersama sebagai kenangan selama 4 hari 3 malam di desa tiganderket dan tanjung merawa.

Hiburan ke si debuk – debuk

Sebelum kembali ke medan, kami menyempatkan diri untuk mengambil waktu sejenak untuk mandi dan menikmati air hangat di si debuk – debuk sambil berfoto ria. Kemudian kami melanjutkan perjalanan kembali kemedan dan Puji Tuhan sampai dengan selamat.

Harapan melalui kegiatan Bakti Sosial yang dilakukan oleh KMK St. Lukas USU di Desa Tiganderket dan Tanjung Merawa ini, yaitu semoga pelayanan yang kami lakukan dapat bermanfaat serta dilakukan dengan atas dasar kasih.

PANITIA BAKSOS KMK ST. LUKAS 2020

Leave a Reply