ArtikelNewsOMK KAM

Pesona Keindahan Graha Maria Annai Velengkanni

 433 total views,  2 views today

Kata “Velangkanni” sudah tidak asing lagi di telinga warga kota Medan. Apalagi yang pernah berkunjung ke sana. Graha Maria Annai Velangkanni merupakan gereja yang berlokasi di Jalan Sakura III Nomor 7-10, Perumahan Taman Sakura Indah, Tanjung Selamat. Gereja dengan model seperti ini tidak hanya satu-satunya di Keuskupan Agung Medan, tetapi hanya satu-satunya di Indonesia, dan hanya 2 di dunia. Bila dilihat sepintas, bangunan gereja ini tidak mirip dengan gereja pada umumnya, justru mirip dengan kuil yang ada di India. Desain utama gereja itu terinspirasi dari arsitektur Indo-Mogul.Gereja ini berdiri diataslahan seluas 8.000m².

Gereja ini digagas oleh RP. James Bharataputra S.J. Beliau memiliki sebuah visi untuk membuat Graha Maria menjadi sebuah tempat dimana semua orang dari berbagai ras         dan agama, kaya atau miskin dapat menyebutnya “rumah” untuk mencari

kedamaian, pelipur lara, penyembuhan dari Tuhan. Oleh sebab itu tidak ada simbol maupun ciri khas Katolik yang terlihat eksternal.

Gereja ini mulai dibangun pada tahun 2001. Dibangun oleh tangan-tangan amatir yang dibayar dengan upah harian. Tidak ada pendukung keuangan tetap, tidak ada kontraktor profesional dan tidak ada seniman profesional untuk membuat ukiran, kecuali seorang insinyur katolik yang memiliki kualitas tinggi, yaitu Dr.Ir. Johannes Tarigan yang menawarkan jasanya secara cuma-cuma untuk mengerjakan struktur dan mengawasi pembangunan gedung. Berbagai mujizat datang ketika pembangunan berjalan. Dana terus mengalir hingga pada titik dimana perngerjaan konstruksi dimulai hanya dengan dana 12.000 US$. Begitu pembangunan dimulai, uang tidak menjadi kendala. Setiap kali uang dibutuhkan untuk pembangunan, uang tersebut selalu tersedia untuk pembangunan. Uang tersebut berasal dari para donatur dari berbagai agama, ras, kebangsaan.

Bangunan utama Graha Maria Annai Velangkanni terdiri dari 2 tingkat. Lantai dasar adalah Aula St. Anna. Di depan aula ini terdapat kolam Yakub dengan patung Yesus dan Orang Samaria. Di tempat ini pengunjung biasa melempar koin dengan membelakangi kolam sambil mengucapkan permohonan. Apabila koin yang dilempar dan jatuh di tengah kolam tanpa tercebur, katanya permohonan kita tersebut bisa terkabulkan. Tak jarang kita temukan koin yang berhasil terlempar ke tengah kolam.

Pada tingkat yang kedua adalah bangunan gereja.Interior gereja penuh lukisan dan ornamen. Pada langit-langit gereja terdapat gambar 6 sakramen gereja, antara lain Baptis, Krisma, Perkawinan, Tobat, Pengurapan Orang Sakit, Imamat. Sakramen ketujuh yaitu Ekaristi terdapat tepat di atas Altar. Pada bagian gereja terdapat 12 tiang. Yang melambangkan12 murid Yesus.

Di sebelah kiri Graha tedapat Kapel Annai Velengkanni, digunakan sebagai tampat berdoa dan berdevosi kepada bunda Maria Annai Velangkanni. Ada sebuah keajaiban terjadi ketika Graha Maria Annai Velangkanni telah diresmikan. Dari bawah kaki patung Bunda Maria yang ada di Kapel ini tiba-tiba muncul mata air. Air ini boleh diambil pengunjung. Air ini dipercaya setiap orang sebagai air suci dan dapat menyembuhkan

Tempat ini terbuka untuk umum. Pengunjung yang datang berasal dari berbagai kalangan. Pada hari biasa banyak para pelajar yang berkunjung ke tempat ini. Bukan hanya umat Katolik saja, tetapi saudara yang beragama lain juga ada yang datang. Mulai dari sekedar berkunjung, merasakan keindahan arsitektur bangunan. Para rombongan peziarah juga banyak yang datang. Mulai dari kelompok ibu, paduan suara, kelompok OMK. Bahkan bukan hanya satu rombongan saja. Bukan hanya dari wilayah Keuskupan Agung Medan saja. Bahkan ada peziarah yang datang dari negara tetangga. Merupakan suatu penyesalan bila tidak datang berziarah ke Graha Maria Annai Velangkani untuk menikmati keindahan Seni yang mengagumkan.

Leave a Reply